Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Juli 2012

Be My Perfect 1 Love Spesial


(karya angelina farron)
Tokyo, Jepang
Disebuah komplek perumahan elit di tengah kota Tokyo. Tepatnya di sebuah rumah bertingkat dan berpagar putih.
Seorang cewek berambut panjang sepunggung dan diikat buntut kuda mengendap-endap ke depan sebuah pintu kamar. Cewek itu tidak sendiri. Dia bersama keempat temannya. Salah satu temannya membawa sebuah cake coklat yang diatasnya ada lilin berbentuk angka 12. Sedang yang lain masing-masing memegang sebuah kado, termasuk cewek tadi. Tidak tampak seorangpun dirumah. Mungkin penghuni rumah tersebut sedang sibuk dengan urusannya masing-masing.
Kelima cewek itu sampai di depan kamar yang ada gantungan pintu berbentuk bunga sakura dan bertuliskan:
RISKA’S ROOM.
“Udah siap Ayano?” Tanya cewek berambut ikat kuda tadi pada temannya yang memegang cake coklat.
Temannya yang bernama Ayano mengacungkan jempol. “Siap Anita…”
Anita membuka pintu kamar tersebut dengan sangat pelan. Di dalam kamar yang didominasi warna ungu muda itu, seorang gadis kecil masih terlelap di kasurnya yang ada di dekat jendela kamar yang masih tertutup korden tebal berwarna putih. Anita dan teman-temannya mendekati tempat tidur gadis kecil itu.
“Semua siap?” bisik Anita pelan. “Satu… dua… tiga!”
Serentak mereka semua menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan langsung membuat gadis kecil itu terbangun dan mengerjap-ngerjap kaget.

Jumat, 29 Juni 2012

cerpen Eufrasia Joan Fay ( Lunar Jakarta )

Mama tercinta 

"Yang sabar ya nak.. kamu kan anak pinter.. cup.. cup.. cup.." Sambil membersihkan luka si anak
Si anak yang  baru berumur 5 tahun itu menangis terus2an.Sedangkan Si ibu yang berumur 40 tahunan itu menghibur anaknya sambil membersihkan luka anaknya dengan sabar dan penuh kasih sayang. Di lihat dari pakaiannya, sepertinya mereka hanya berasal dari keluarga sederhana. tadi mereka sedang jalan-jalan di Dufan. tapi, karena si anak tidak hati-hati waktu berlari, akhirnya si anak jatuh.
"nah.. udah di bersihin lukanya. sakitnya udah ilang deh." sambil bangkit berdiri
"aku mau permen ma! mau permen!"
"iya.. iya.. ayo.. kita beli permen.. tapi ga boleh nangi lagi ya.."
"horee!! abis itu kita main lagi ya ma.."
"iya.. tapi hati-hati ya.. entar jatuh lagi." Tegur mamanya
Seharian sang mama menemani anaknya. Sang mama sangat menyayangi anaknya. segala yang di mintanya selalu di kabulkan. pengorbanan sang mama sangat besar. tapi, jika sudah besar semakin susah untuk mengatur sang anak.
10 tahun kemudian..
             No Ujian : 03-447-024-8
             Nama : Skolastika Mentari

cerpen Ayu Margi ( Lunar Bali )


"Sepasang Mata Untuk Sahabat"


Persahabatan bukan hanya sekedar kata, yang ditulis pada sehelai kertas tak bermakna, tapi persahabatan merupakan sebuah ikatan suci, yang ditoreh diatas dua hati, ditulis dengan tinta kasih sayang dan suatu saat akan dihapus dengan tetesan darah dan mungkin nyawa”

“Key…sini dech cepetan, aku ada sesuatu buat kamu”, panggil Nayra suatu sore. “Iya, sebentar, sabar dikit kenapa sich?, kamu kan tahu aku gak bisa melihat”, jawab seorang gadis yang dipanggil Key dari balik pintu.
Keynaya Wulandari, begitulah nama gadis tadi, meskipun lahir dengan keterbatasan fisik, dia tidak pernah mengeluh, semangatnya menjalani bahtera hidup tak pernah padam. Lahir dengan kondisi buta, tidak membuatnya berkecil hati, secara fisik matanya tidak bisa melihat warna-warni dunia, tapi mata hatinya bisa melihat jauh ke dalam kehidupan seseorang. Mempunyai hoby melukis sejak kecil, dengan keterbatasannya, Key selalu mengasah bakatnya. Tak pernah sedikitpun dia menyerah.
Duduk di bangku kelas XII di sebuah sekolah Luar Biasa di kotanya, Keynaya tidak pernah absen meraih peringkat dikelas, bahkan guru-gurunya termotivasi dengan sifat pantang menyerah Key. Sejak baru berusia 3 tahun, Keynaya sudah bersahabat dengan anak tetangganya yang bernama Nayra Amrita, Nayra anak seorang direktur bank swasta di kota mereka. Nayra cantik, pinter dan secara fisik Nayra kelihatan sempurna.

cerpen karya Amanda Natashia ( Lunar Bandar Lampung )

The End of The Love


Ada seorang lelaki remaja namanya Tsubaki Kyota.Dia sangat populer di kalangan anak-anak perempuan,tapi dia jutek dan sering membolos saat jam pelajaran.Banyak anak perempuan yang suka dengannya.Suatu saat di kelasnya datang murid pindahan namanya Lee So Kye,lalu dia memperkenalkan diri.
“Hai….namaku Lee So kye salam kenal”
“So Kye kamu duduk dengan So Hye” gurunya memberi tempat untuk So Kye.
“Baik Bu” So Kye menurut.
         Pada saat itu Kyota tidak pernah bolos pelajaran.Dia selalu masuk untuk melihat So Kye.Sebenarnya Kyota dan So Hye itu saudara sepupu.Saat So Hye masuk dan duduk dengan So Kye,mereka menjadi akrab dan menjadi sahabat baik.Dan mulai saat itu Kyota sudah mulai jatuh cinta pada pandangan pertama.So Kye dan So Hye selalu bersama.Pada suatu hari saat So Kye pulang dari sekolah ia di ikuti oleh kyota dan pada saat itu juga So Kye di kepung preman-preman.
“Hai… cewek boleh kenalan gak???” kata salah satu preman itu.
“Ikut sama kami yuk???” kata yang lain.
“Saya gak mau!!!” bantah So Kye.

cerpen Karya Vina Tripuspita


"Likaaaaaaaaaaaa!!!"teriak Oliv di telingaku yang jelas membuatku tersentak kaget.
"Hah?! Apa? Ada apa?" tanya ku heran dengan tampang polos, sedangkan Oliv terlihat sangat kesal.
 Pita, Angelica Clarisa, itu lah nama ku hehe Kepanjangan ya? oke panggil aja Lika ---panggilan kecilku---
akhir-akhir ini aku Memang selalu sibuk dengan HP ku, yah biasalah anak muda kalo lagi deket samalawan jenis hehe.
Olivia, Purnama Dewi, dia teman sekelas ku, Sahabat karib ku yang selalu jadi korban kalo aku lagi eror hehe.
"Ka! Lo tu ya, di ajakin ngomong kok malah senyum-senyum sendiri!", Oliv terlihat kesal sambil mendongak berusaha ingin melihat HP ku, dengan maksud ingin tahu dengan siapa aku SMS.
"Lagian siapa suruh lo ngajakin gue ngomong? Udah tau gue lagi sms juga, diajakin ngomong lagi", jawabku tak mau kalah. “Sms siapa sih lo? Psti sms sama Vio ya?”
 aku hanya tersenyum malu.
 Akhir-akhir
ini aku emang lagi deket sama Vio, aku udah suka sama Vio sejak kelas sepuluh sekarang kami kelas sebelas
Vio memang keren, model---tepatnya mantan model--- and bintang lapangn basket di sekolah. Banyak cewek yang naksir Vio, tapi ternyata gosipnya Vio lebih memilih ku, hehe.
“Ka, lo udah jadian sama si Vio?” tanya Oliv buru-buru. “Ya belom lah! Baru PDKT juga, gila lo” jawab ku
sedikit kesal karena kegiatan sms ku jadi tertunda. “Ah, serius lo lama banget?
Tpi kok anak-anak pada bilang kalo Vio udah nembak?”, perkataan Oliv membuatku mulai tertarik
 “Ah, yang bener lo?”, “iy Likaaaaaaa, masa gue boong sih sama sahabat gue yang lemot ini?” jawad Oliv sambil cengengesan,
“sialan lo,Liv!” seru ku kesal, sedangkan Oliv tertawa kecil.